Goro Massal Pekanbaru Bersih, Target 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru berkolaborasi dengan Pemprov Riau menggelar gotong royong massal mendukung Gerakan Indonesia ASRI, membersihkan drainase dan lingkungan kota untuk mencegah banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Goro Massal Pekanbaru Bersih, Target 900 Km Drainase
Teks Foto (Caption): Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar gotong royong massal, Ahad (8/2/2026) pagi, sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk memperkuat kebersihan lingkungan dan mitigasi banjir di Kota Pekanbaru.

PEKANBARU – SUARA-DEMOKRASI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar kegiatan gotong royong (goro) massal, Ahad (8/2/2026) pagi, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi lintas pemerintahan dalam memperkuat kebersihan lingkungan, mitigasi banjir, serta pembangunan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Gotong royong dipusatkan di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru, di antaranya lingkungan Sekolah Al Azhar Syifa Budi II, Jalan S. Parman, Jalan MH Thamrin, serta Jalan Ronggo Warsito. Aksi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, SE, MM, serta Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, ST, M.Arch.

Turut hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, pejabat di lingkungan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru, serta aparatur sipil negara (ASN) dan unsur masyarakat yang ikut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut Sekdaprov Riau, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota turun langsung ke saluran drainase untuk membersihkan sampah dan sedimentasi. Aksi ini menjadi contoh kepemimpinan yang partisipatif dan inspiratif dalam mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Usai kegiatan, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menegaskan bahwa gotong royong ini merupakan manifestasi sinergi nyata antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan indah bagi masyarakat.

“Gotong royong hari ini adalah sinergi kebersamaan antara provinsi dan kota. Pasca arahan Presiden beberapa hari lalu, seluruh Forkopimda banyak berkolaborasi, dan hari ini kita wujudkan kolaborasi antara Pemprov dan Pemko,” ujar Syahrial Abdi.

Ia menambahkan, melalui kegiatan gotong royong bersama, pemerintah ingin menghidupkan kembali nilai budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Untuk itu, hari ini kita bersihkan kota bersama, untuk memajukan Riau dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas terlaksananya gotong royong bersama yang dinilai sebagai bentuk sinergi strategis antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi dalam menjawab persoalan lingkungan perkotaan, terutama masalah sampah dan banjir.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong dan penataan lingkungan telah menjadi agenda prioritas Pemko Pekanbaru sejak tahun 2025 dan semakin diperkuat setelah adanya arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penguatan kebersihan lingkungan dan ketahanan kota terhadap bencana.

“Sejak 2025, semangat gotong royong sudah kami mulai. Ditambah lagi dengan arahan langsung dari Bapak Presiden, tentu kami semakin bersemangat untuk mempercepat program kebersihan kota,” kata Agung Nugroho.

Lebih lanjut, Wali Kota menargetkan pada tahun 2026 Pemko Pekanbaru akan membersihkan sekitar 900 kilometer jaringan drainase, termasuk sungai dan anak-anak sungai, guna meminimalisir risiko banjir serta menciptakan lingkungan kota yang ASRI, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Tahun ini ada 900 kilometer drainase yang akan kita bersihkan, termasuk sungai dan anak sungai. Ini bagian dari upaya menciptakan Pekanbaru yang ASRI dan bebas banjir,” pungkasnya.

Kegiatan gotong royong massal ini sekaligus menjadi momentum penguatan partisipasi publik dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kolaborasi pemerintah daerah, serta mendukung agenda nasional pembangunan lingkungan berkelanjutan menuju Indonesia yang bersih, sehat, dan berdaya saing.