Bupati Rohil Lantik 116 Penjabat Penghulu dan 37 Penghulu Definitif, Fokus Pembangunan dan Pelayanan

Bupati Rohil Lantik 116 Penjabat Penghulu dan 37 Penghulu Definitif, Fokus Pembangunan dan Pelayanan

ROHIL — Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H. Bistamam, secara resmi melantik 116 Penjabat Penghulu dan mengukuhkan 37 Penghulu definitif serta 159 anggota Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) se-Kabupaten Rokan Hilir. Acara pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis (8/5/2025) di GOR Perguruan Methodist Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Dari 159 Kepenghuluan di Kabupaten Rokan Hilir, Bupati melantik 116 Penjabat Penghulu, empat di antaranya berasal dari Kepenghuluan persiapan. Selain itu, ada sembilan Penghulu yang tetap menjabat tanpa pergantian. Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne, dan Mars Rokan Hilir, diikuti dengan tari persembahan. Selanjutnya, dilakukan pembacaan naskah pelantikan, sumpah jabatan, penandatanganan SK secara simbolis, serta penyematan tanda pangkat dan penyerahan plakat oleh Bupati kepada Penjabat Penghulu yang dilantik.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyaksikan bersama pelantikan 116 Penjabat Penghulu, pengukuhan 37 Penghulu definitif, dan pelantikan 159 anggota BPKep. Penghulu yang baru dikukuhkan akan menjalankan tugas mereka selama sekitar satu tahun, sesuai dengan amanat UU No. 3 Tahun 2024, yang mengubah masa jabatan Penghulu dari 6 tahun menjadi 8 tahun," ujar H. Bistamam.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada semua pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka bisa mengemban amanah dengan baik. "Semoga jabatan ini dapat membawa perubahan nyata, kemajuan, dan kesejahteraan bagi masyarakat di tempat tugas masing-masing. Kami yakin para Penghulu dan BPKep yang baru dilantik mampu bekerja dengan konsisten untuk kepentingan masyarakat," lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para Penghulu yang telah mengabdi sebelumnya, berharap mereka dapat menjadi teladan bagi yang akan datang, serta berdoa agar semua amal ibadah mereka diterima.

"Saya juga berharap BPKep dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, dan menjalankan tugas sesuai dengan undang-undang demi kemajuan Kabupaten Rokan Hilir yang lebih baik," pungkas Bupati.

Bupati mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan menggelar pemilihan penghulu (Pilpeng) serentak. Oleh karena itu, Bupati meminta agar Penjabat Penghulu dan BPKep dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menciptakan lingkungan yang kondusif, serta menghindari euforia yang tidak perlu.

Sementara itu, Kajari Rokan Hilir, Andi Andikawira Putra, turut memberikan ucapan selamat dan memberikan nasihat kepada para Penghulu dan BPKep yang hadir. Ia menekankan pentingnya berhati-hati dalam menyusun administrasi penggunaan dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), mengingat para Penjabat Penghulu yang baru dilantik masih membutuhkan bimbingan dalam menyusun anggaran.

"Saya ucapkan selamat kepada semua yang baru dilantik, baik Penjabat Penghulu maupun BPKep. Selain itu, saya juga mengingatkan agar Penghulu berhati-hati dalam mengelola administrasi dan dana desa. Kejaksaan Negeri Rokan Hilir siap bekerja sama dengan Dinas PMK untuk memberikan pembekalan, agar dana yang digunakan tepat sasaran dan kegiatan dapat dilakukan secara transparan," pesan Kajari.

Ia juga mengingatkan agar semua kegiatan yang dilakukan selama masa jabatan dapat berjalan dengan baik, karena publik selalu mengawasi kinerja. "Maka dari itu, mari kenali hukum dan hindari masalah hukum," tambah Kajari.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Kajari Rokan Hilir Andi Andikawira Putra, Sekda Fauzi Efrizal, Sekwan Sarman Syahroni, Kepala Dinas PMK Yandra, Anggota DPRD Rokan Hilir, Ketua KPU Eka Murlan, Ketua Bawaslu Zubaidah, serta para Camat, Datuk dan Datin Penghulu, serta anggota BPKep se-Rokan Hilir.

ROHIL — Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H. Bistamam, secara resmi melantik 116 Penjabat Penghulu dan mengukuhkan 37 Penghulu definitif serta 159 anggota Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) se-Kabupaten Rokan Hilir. Acara pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis (8/5/2025) di GOR Perguruan Methodist Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Dari 159 Kepenghuluan di Kabupaten Rokan Hilir, Bupati melantik 116 Penjabat Penghulu, empat di antaranya berasal dari Kepenghuluan persiapan. Selain itu, ada sembilan Penghulu yang tetap menjabat tanpa pergantian. Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne, dan Mars Rokan Hilir, diikuti dengan tari persembahan. Selanjutnya, dilakukan pembacaan naskah pelantikan, sumpah jabatan, penandatanganan SK secara simbolis, serta penyematan tanda pangkat dan penyerahan plakat oleh Bupati kepada Penjabat Penghulu yang dilantik.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyaksikan bersama pelantikan 116 Penjabat Penghulu, pengukuhan 37 Penghulu definitif, dan pelantikan 159 anggota BPKep. Penghulu yang baru dikukuhkan akan menjalankan tugas mereka selama sekitar satu tahun, sesuai dengan amanat UU No. 3 Tahun 2024, yang mengubah masa jabatan Penghulu dari 6 tahun menjadi 8 tahun," ujar H. Bistamam.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada semua pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka bisa mengemban amanah dengan baik. "Semoga jabatan ini dapat membawa perubahan nyata, kemajuan, dan kesejahteraan bagi masyarakat di tempat tugas masing-masing. Kami yakin para Penghulu dan BPKep yang baru dilantik mampu bekerja dengan konsisten untuk kepentingan masyarakat," lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para Penghulu yang telah mengabdi sebelumnya, berharap mereka dapat menjadi teladan bagi yang akan datang, serta berdoa agar semua amal ibadah mereka diterima.

"Saya juga berharap BPKep dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, dan menjalankan tugas sesuai dengan undang-undang demi kemajuan Kabupaten Rokan Hilir yang lebih baik," pungkas Bupati.

Bupati mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan menggelar pemilihan penghulu (Pilpeng) serentak. Oleh karena itu, Bupati meminta agar Penjabat Penghulu dan BPKep dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menciptakan lingkungan yang kondusif, serta menghindari euforia yang tidak perlu.

Sementara itu, Kajari Rokan Hilir, Andi Andikawira Putra, turut memberikan ucapan selamat dan memberikan nasihat kepada para Penghulu dan BPKep yang hadir. Ia menekankan pentingnya berhati-hati dalam menyusun administrasi penggunaan dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), mengingat para Penjabat Penghulu yang baru dilantik masih membutuhkan bimbingan dalam menyusun anggaran.

"Saya ucapkan selamat kepada semua yang baru dilantik, baik Penjabat Penghulu maupun BPKep. Selain itu, saya juga mengingatkan agar Penghulu berhati-hati dalam mengelola administrasi dan dana desa. Kejaksaan Negeri Rokan Hilir siap bekerja sama dengan Dinas PMK untuk memberikan pembekalan, agar dana yang digunakan tepat sasaran dan kegiatan dapat dilakukan secara transparan," pesan Kajari.

Ia juga mengingatkan agar semua kegiatan yang dilakukan selama masa jabatan dapat berjalan dengan baik, karena publik selalu mengawasi kinerja. "Maka dari itu, mari kenali hukum dan hindari masalah hukum," tambah Kajari.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Kajari Rokan Hilir Andi Andikawira Putra, Sekda Fauzi Efrizal, Sekwan Sarman Syahroni, Kepala Dinas PMK Yandra, Anggota DPRD Rokan Hilir, Ketua KPU Eka Murlan, Ketua Bawaslu Zubaidah, serta para Camat, Datuk dan Datin Penghulu, serta anggota BPKep se-Rokan Hilir.