Ketua DPRD Pekanbaru Sosialisasikan Perda Trantibum, Warga Sambut dengan Antusias
PEKANBARU — Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Jalan Teratai, Kelurahan Pulai Karomah, Kecamatan Sukajadi, pada Jumat, 28 November 2025.
Peraturan Daerah tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) ini menjadi acuan penting dalam menjaga keteraturan serta kenyamanan masyarakat di Pekanbaru. Aturan tersebut memuat ketentuan penggunaan ruang publik, seperti trotoar, bahu jalan, jalur hijau, hingga fasilitas umum lainnya agar tidak digunakan semaunya, termasuk oleh pelaku usaha sektor informal.

“Regulasi ini dibutuhkan untuk menjadikan Pekanbaru kota yang lebih rapi, nyaman dipandang, dan tertata. Karena itu, masyarakat perlu memahami batasan-batasan penggunaan ruang publik,” ungkap Isa dalam penjelasannya.
Isa turut menerangkan bahwa Perda Nomor 13 Tahun 2021 hadir menggantikan aturan sebelumnya yang dinilai sudah tidak sesuai perkembangan kota. Pembaruan ini menyasar berbagai persoalan klasik, mulai dari kemacetan, penyempitan trotoar akibat aktivitas usaha, hingga bangunan liar yang mengganggu estetika serta fungsi ruang publik.
Ia menambahkan bahwa penerapan Perda Trantibum melibatkan berbagai instansi, terutama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Satpol PP menjalankan Perda ini sebagai pijakan hukum untuk melakukan penertiban terhadap bangunan maupun aktivitas yang melanggar. Walau masih ada kendala di lapangan, aturan ini tetap menjadi dasar yang kuat,” jelasnya.

Puluhan warga yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya serta menyoroti penerapan Perda dalam rutinitas mereka. Kehadiran legislator dari PKS itu juga mendapat sambutan positif, karena warga berharap penataan kota dapat dilakukan lebih maksimal.
DPRD Pekanbaru berencana terus memperluas kegiatan sosialisasi agar masyarakat semakin memahami regulasi yang dibuat demi ketertiban bersama.
“Harapannya, aturan ini bukan hanya diketahui, tetapi juga ditaati untuk kebaikan seluruh warga dan masa depan kota,” tutup Isa.





























