Rapat Paripurna HUT ke-26 Kuansing Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Hebat dan Bermarwah

Rapat Paripurna HUT ke-26 Kuansing Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Hebat dan Bermarwah

Suara-demokrasi.com, Kuansing – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kuansing ke-26 tahun 2025, pada Sabtu (12/10/2025). Acara berlangsung penuh khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, mengusung tema “Basatu Bakayuah Menuju Kabupaten Kuansing Hebat.”

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, S.E., M.Si., bersama para wakil ketua dan seluruh anggota dewan. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Riau H. Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Danrem 031/WB Brigjen TNI Jarot Suprihanto, serta Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Juprizal menekankan bahwa peringatan hari jadi Kuansing bukan semata seremonial, tetapi wadah untuk memperkokoh rasa persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen daerah. “Kita harus menyingkirkan rasa iri, menjauhi fitnah, dan mempererat silaturahmi demi mewujudkan Kuansing yang lebih bermakna dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Suhardiman Amby dalam pidatonya memaparkan berbagai capaian pembangunan selama satu tahun terakhir. Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 3,12 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 74,00, angka kemiskinan turun ke 6,99 persen, dan Universal Health Coverage (UHC) telah menjangkau 98 persen masyarakat Kuansing. “Keberhasilan ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana kita menjaga harmoni sosial dan budaya masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.

Gubernur Riau H. Abdul Wahid turut memberikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai Pemerintah Kabupaten Kuansing. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau akan terus memberikan dukungan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. “Hari jadi Kuansing adalah momentum memperkuat sinergi antara provinsi dan kabupaten. Pacu Jalur kini bukan sekadar tradisi, tapi telah menjadi ikon budaya yang dikenal hingga tingkat nasional,” ujar Gubernur Wahid.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan perjuangan pendiri daerah, rapat juga menampilkan tayangan dokumenter singkat tentang perjalanan pembentukan Kabupaten Kuansing. Tayangan tersebut mendapat apresiasi hangat dari para tamu undangan karena menggugah semangat persatuan dan rasa cinta terhadap daerah.

Rapat paripurna berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa kebersamaan. Di akhir acara, seluruh peserta meneguhkan komitmen bersama untuk terus melangkah menuju Kuansing Hebat — maju, berbudaya, dan bermarwah.