Perumdam Tirta Siak Siapkan Langkah Perluas Akses Air Bersih ke Tenayan Raya dan Kulim
PEKANBARU, Suara-demokrasi.com – Upaya peningkatan akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Perumdam Tirta Siak. Salah satu program yang menjadi perhatian saat ini adalah pengembangan layanan air minum perpipaan di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim yang hingga kini belum sepenuhnya tersentuh jaringan distribusi perusahaan daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Siak, Suryana Hakim, menyampaikan bahwa kedua kecamatan tersebut termasuk dalam wilayah pelayanan Zona 4. Namun, keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala utama karena belum tersedia Instalasi Pengolahan Air (IPA) maupun jaringan perpipaan yang memadai.
Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di kawasan Tenayan Raya dan Kulim belum dapat menikmati layanan air bersih perpipaan seperti wilayah lain di Kota Pekanbaru.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumdam Tirta Siak saat ini tengah mengusulkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas IPA yang menjadi kebutuhan mendasar dalam penyediaan air bersih bagi warga.
Selain pembangunan instalasi pengolahan air, perusahaan juga merancang pengembangan jaringan distribusi dengan menghubungkan pipa dari Zona 2 menuju Zona 4. Langkah ini diyakini dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan jumlah masyarakat yang memperoleh akses air perpipaan.
"Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terealisasi sehingga pembangunan IPA di kawasan Tenayan Raya dapat segera dilakukan. Di sisi lain, kami juga terus mengkaji kemungkinan pengembangan jaringan pipa dari Zona 2 ke Zona 4 agar layanan air bersih dapat menjangkau masyarakat lebih luas," ujar Suryana, Minggu (31/5/2026).
Ia menambahkan, cakupan layanan Perumdam Tirta Siak saat ini memang belum mencakup seluruh wilayah Pekanbaru. Karena itu, masyarakat yang ingin menjadi pelanggan disarankan untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna memastikan ketersediaan jaringan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Bagi warga yang masih mengandalkan sumur bor sebagai sumber air utama, Perumdam Tirta Siak juga membuka ruang konsultasi terkait kemungkinan beralih ke layanan air perpipaan apabila jaringan telah tersedia di wilayah mereka.
"Kami mengimbau masyarakat untuk aktif berkomunikasi dengan Perumdam Tirta Siak. Apabila jaringan perpipaan sudah masuk ke kawasan tempat tinggal mereka, maka proses peralihan dari penggunaan sumur bor ke layanan air perpipaan dapat dilakukan," tutupnya. (Kominfo11/RD5)
writing{variant="document" id="58241"}
**Perumdam Tirta Siak Siapkan Langkah Perluas Akses Air Bersih ke Tenayan Raya dan Kulim**
PEKANBARU – Upaya peningkatan akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Perumdam Tirta Siak. Salah satu program yang menjadi perhatian saat ini adalah pengembangan layanan air minum perpipaan di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim yang hingga kini belum sepenuhnya tersentuh jaringan distribusi perusahaan daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Siak, Suryana Hakim, menyampaikan bahwa kedua kecamatan tersebut termasuk dalam wilayah pelayanan Zona 4. Namun, keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala utama karena belum tersedia Instalasi Pengolahan Air (IPA) maupun jaringan perpipaan yang memadai.
Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di kawasan Tenayan Raya dan Kulim belum dapat menikmati layanan air bersih perpipaan seperti wilayah lain di Kota Pekanbaru.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumdam Tirta Siak saat ini tengah mengusulkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas IPA yang menjadi kebutuhan mendasar dalam penyediaan air bersih bagi warga.
Selain pembangunan instalasi pengolahan air, perusahaan juga merancang pengembangan jaringan distribusi dengan menghubungkan pipa dari Zona 2 menuju Zona 4. Langkah ini diyakini dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan jumlah masyarakat yang memperoleh akses air perpipaan.
"Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terealisasi sehingga pembangunan IPA di kawasan Tenayan Raya dapat segera dilakukan. Di sisi lain, kami juga terus mengkaji kemungkinan pengembangan jaringan pipa dari Zona 2 ke Zona 4 agar layanan air bersih dapat menjangkau masyarakat lebih luas," ujar Suryana, Minggu (31/5/2026).
Ia menambahkan, cakupan layanan Perumdam Tirta Siak saat ini memang belum mencakup seluruh wilayah Pekanbaru. Karena itu, masyarakat yang ingin menjadi pelanggan disarankan untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna memastikan ketersediaan jaringan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Bagi warga yang masih mengandalkan sumur bor sebagai sumber air utama, Perumdam Tirta Siak juga membuka ruang konsultasi terkait kemungkinan beralih ke layanan air perpipaan apabila jaringan telah tersedia di wilayah mereka.
"Kami mengimbau masyarakat untuk aktif berkomunikasi dengan Perumdam Tirta Siak. Apabila jaringan perpipaan sudah masuk ke kawasan tempat tinggal mereka, maka proses peralihan dari penggunaan sumur bor ke layanan air perpipaan dapat dilakukan," tutupnya. (Kominfo11/RD5)





























