Bupati Siak Lepas Kafilah MTQ Riau 2026, Afni Z Minta Tampilkan Kemampuan Terbaik dan Jaga Nama Baik Daerah

Bupati Siak Afni Z melepas kafilah MTQ XLIV Provinsi Riau 2026 menuju Kuantan Singingi sekaligus melantik pengurus LPTQ Kabupaten Siak 2026-2031. Pemkab Siak juga menegaskan komitmen mendukung pembinaan generasi Qurani.

Bupati Siak Lepas Kafilah MTQ Riau 2026, Afni Z Minta Tampilkan Kemampuan Terbaik dan Jaga Nama Baik Daerah
Bupati Siak Lepas Kafilah MTQ Riau 2026, Tegaskan Komitmen Pembinaan Generasi Qurani

SIAK SRI INDRAPURA, Suara--demokrasi.com – Pemerintah Kabupaten Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani melalui pelepasan kafilah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Pada kesempatan yang sama, Bupati Siak Afni Z juga melantik jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Siak periode 2026–2031.

Kegiatan yang berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat Siak, Rabu (24/6/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan LPTQ dalam meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Siak.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Siak selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Siak, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus LPTQ yang baru dilantik, peserta dan ofisial kafilah, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Berpesan Kafilah Tampil Maksimal

Dalam sambutannya, Bupati Afni Z mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik Kabupaten Siak selama mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak memberikan beban berlebihan kepada para peserta. Yang terpenting, seluruh kafilah mampu mengeluarkan kemampuan terbaik sesuai hasil pembinaan yang telah dijalani.

"Kami tidak menuntut lebih. Yang kami harapkan adalah adik-adik tampil dan memberikan yang terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Jaga nama baik Kabupaten Siak dan tunjukkan semangat sebagai duta daerah," ujar Afni.

Menurutnya, ajang MTQ bukan hanya menjadi arena perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga wadah membangun karakter, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mengangkat citra daerah melalui prestasi.

Pengurus LPTQ Diminta Perkuat Pembinaan

Selain melepas kafilah, Afni juga melantik pengurus LPTQ Kabupaten Siak masa bakti 2026–2031.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir, serta pengembangan pemahaman Al-Qur'an di tengah masyarakat.

Menurut Afni, LPTQ memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

"Saya mengucapkan selamat kepada pengurus LPTQ yang baru dilantik. Tolong jaga organisasi ini dengan baik. LPTQ memiliki peran penting dalam membina generasi Qurani dan memperkuat syiar Islam di Kabupaten Siak," katanya.

Pemkab Siak Tetap Prioritaskan Pembinaan Keagamaan

Afni menegaskan Pemerintah Kabupaten Siak tetap memberikan perhatian terhadap program-program pembinaan keagamaan meskipun pemerintah daerah sedang menghadapi tantangan fiskal.

Ia menilai investasi dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Al-Qur'an merupakan bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang religius, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan pembinaan yang dilaksanakan LPTQ bersama berbagai lembaga keagamaan lainnya.

Siapkan Fasilitas Pembinaan yang Lebih Representatif

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan LPTQ, Pemerintah Kabupaten Siak berencana menghadirkan fasilitas yang lebih memadai sebagai pusat aktivitas pembinaan Al-Qur'an.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi tempat pelaksanaan pelatihan, pembinaan qari dan qariah, pengembangan prestasi, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan secara berkelanjutan.

"Kami ingin LPTQ memiliki tempat yang layak dan menjadi pusat kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur'an. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan, pengembangan prestasi, dan kegiatan keagamaan lainnya," jelasnya.

Bonus dan Hadiah Umrah Tetap Direalisasikan

Dalam kesempatan itu, Afni juga memastikan komitmen pemerintah daerah terhadap para peserta berprestasi tetap menjadi perhatian.

Ia menyampaikan bahwa bonus bagi peserta MTQ tahun sebelumnya telah disalurkan, bahkan nilainya dinaikkan sekitar 10 persen sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang berhasil diraih.

Selain bonus, Pemerintah Kabupaten Siak tetap merealisasikan hadiah umrah bagi peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik sesuai komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.

"Sesulit apa pun kondisi daerah, jika sudah menjadi komitmen, insyaallah akan kami tunaikan. Kami ingin para peserta fokus berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Siak," tegasnya.

MTQ Jadi Momentum Memperkuat Syiar Islam

Menutup sambutannya, Afni mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada kafilah Kabupaten Siak selama mengikuti MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan media mempererat persaudaraan, memperkuat syiar Islam, serta mendorong lahirnya generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Siak optimistis melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, prestasi kafilah Siak akan terus meningkat sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan syiar Islam di Provinsi Riau.