Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Bupati Afni Dorong Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
Produk UMKM Kabupaten Siak kini resmi dipasarkan di gerai Indomaret melalui Program UMKM Mitra Indomaret. Bupati Siak Afni menegaskan kolaborasi ini membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk lokal, dan memperkuat ekonomi masyarakat Siak.
SIAK SRI INDRAPURA, Suara-demokrasi.com – Pemerintah Kabupaten Siak terus memperluas akses pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya tersebut kini membuahkan hasil setelah berbagai produk unggulan buatan pelaku usaha lokal resmi dipasarkan di jaringan ritel modern Indomaret melalui Program UMKM Mitra Indomaret.
Program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT Indomarco Prismatama, dan Perkumpulan UMKM Mitra Indomaret yang dirangkaikan dengan peluncuran Program UMKM Mitra Indomaret di Indomaret Fresh Kampung Dalam, Kamis (25/6/2026).
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pasar produk lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM Kabupaten Siak agar mampu bersaing di pasar modern.
Pemkab Siak Pastikan Investasi Memberikan Manfaat bagi UMKM
Bupati Siak, Afni, mengatakan kehadiran jaringan ritel modern di Kabupaten Siak harus mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Menurutnya, investasi yang masuk ke daerah tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga harus membuka ruang bagi produk-produk lokal untuk berkembang dan memperoleh akses pemasaran yang lebih luas.
Afni mengungkapkan, pemerintah daerah sebelumnya sempat menunda penerbitan izin bagi ritel modern sebagai bentuk komitmen agar keberadaan investor turut mendukung kemajuan UMKM lokal.
"Beberapa waktu lalu saya sempat menghentikan izin ritel modern. Bukan karena anti investasi, tetapi karena saya ingin produk UMKM kita juga mendapat kesempatan yang sama. Ritel modern membuka lapangan kerja dan dibutuhkan masyarakat, tetapi UMKM lokal juga harus bisa tumbuh bersama," ujar Afni.
Pendampingan Jadi Kunci Produk Lokal Masuk Pasar Modern
Afni menjelaskan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pelaku UMKM selama ini adalah memenuhi berbagai persyaratan agar produknya dapat dipasarkan di jaringan ritel modern.
Persyaratan tersebut meliputi legalitas usaha, sertifikasi halal, kepemilikan merek dagang, kualitas kemasan, standar mutu produk, hingga kemampuan menjaga kontinuitas produksi.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak terus memperkuat program pembinaan secara berkelanjutan agar pelaku usaha mampu memenuhi standar yang ditetapkan oleh pasar modern.
"Banyak yang mengatakan tidak bisa. Padahal kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, baik pemerintah daerah maupun dunia usaha," katanya.
Produk Unggulan Siak Kini Hadir di Gerai Indomaret
Melalui program tersebut, sejumlah produk unggulan hasil karya UMKM Kabupaten Siak kini telah tersedia di rak khusus produk lokal pada gerai Indomaret.
Produk-produk tersebut merupakan hasil pendampingan yang dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah bersama berbagai mitra, termasuk dukungan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Salah satu perusahaan yang aktif memberikan pembinaan ialah PT Indah Kiat di Kecamatan Tualang yang mendampingi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan standar ritel modern.
Pendampingan meliputi pengurusan legalitas usaha, sertifikasi halal, penyempurnaan desain kemasan, penguatan identitas merek, hingga peningkatan kapasitas produksi.
Pemerintah Ajak Dunia Usaha Perkuat Pembinaan UMKM
Pemerintah Kabupaten Siak berharap keberhasilan sejumlah produk lokal masuk ke jaringan Indomaret dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya di seluruh kecamatan.
Afni juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak untuk berperan aktif mendukung pengembangan UMKM melalui program CSR sehingga semakin banyak produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional.
Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak dapat dicapai hanya melalui peran pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi antara dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat.
"Kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Tugas pemerintah daerah bagaimana membantu dari sisi perizinan, pembinaan hingga permodalan, sementara ritel modern menjadi mitra pemasarannya," tegas Afni.
Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Melalui Program UMKM Mitra Indomaret, Pemerintah Kabupaten Siak optimistis semakin banyak produk unggulan daerah mampu memperluas pangsa pasar, meningkatkan omzet pelaku usaha, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku UMKM diharapkan menjadi fondasi dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh, meningkatkan daya saing produk asli Kabupaten Siak, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah secara berkelanjutan.





























